Blog tentang kumpulan dongeng, dongeng lucu, dongeng binatang, dongeng cinderella, contoh dongeng, dongeng kancil, dongeng sunda, dan pengertian dongeng, dongeng cerita rakyat.

Dongeng tentang Anak Gembala

Ditulis oleh: Kumpulan Dongeng Terlengkap -

Pasang Iklan Murah
Iklan hanya 25.000 perbulan di banyak blog, kunjungi lansung ke KBL. Dijamin murah meriah!

Iklan Khusus Produk
Tingkatkan Penjualan dengan iklan terjangkau. Filibilitas dan impresi produk anda akan segera meningkat, mau?

Backlink murah
Cuma 20.000 dapat backlink berkualitas. Khusus blogger lokal yang ingin maju, segera gabung!

Ads by: Kumpulan Dongeng Terlengkap
Dongeng tentang Anak Gembala Pembohong - Kebanyakan cerita dongeng memang ditujukan untuk memberikan petuah atau nasehat kepada anak-anak. Melalui berbagai cerita diharapkan anak-anak bisa belajar sesuatu yang baik, memiliki sifat yang baik dan juga tentunya berbudi pekerti yang luhur. Begitu juga dengan satu dongeng singkat tentang anak penggembala berikut ini. Dongeng ini juga memberikan pesan yang sangat berharga untuk dipelajari.

Seperti dongeng lain, cerita dongeng berikut ini juga tidak terlalu panjang alias singkat dan pendek. Wajar jika dongeng ini memang baik untuk di baca anak kecil karena bisa dibaca langsung selesai dan mengandung pesan tentang kebaikan. Kira-kira seperti apa dongeng kita kali ini, mari kita baca langsung cerita dongeng anak gembala di bawah ini.

Anak Gembala Pembohong
Kumpulan Dongeng Terlengkap

Ada seorang anak laki-laki penggembala domba. Ia gembala yang baik, banyak domba yang dirawatnya. Semua sehat dan gemuk. Pada suatu hari, ia menggembala di dekat sawah. Para petani sedang menanen padi. Mereka sibuk bekerja dan tidak sempat berbicara dengan gembala itu.

Timbul pikiran nakal pada gembala itu, tiba-tiba, "Serigala! Ada serigala!" Gembala berteriak ketakutan. "Tolong! Dombaku dimakan serigala!"

Para petani cepat-cepat meninggalkan pekerjaannya, mereka ingin menolong mengusir serigala.
"Di mana serigalanya?" tanya seorang petani.

Gembala tersenyum-senyum. "Aku hanya bercanda saja, aku lihat kalian kerja keras sampai tidak bisa tersenyum." Petani hanya tersenyum masam mendengar jawaban gembala. Mereka kembali bekerja walaupun agak kesal. Beberapa hari kemudian, para petani itu masih sibuk memanen padi. Sang gembala menunggui dombanya di padang rumput tak jauh dari sawah yang sedang dipanen itu.

Para petani kembali dikejutkan teriakan gembala, "Serigala! Tolong! Tolong!"
Seperti sebelumnya, mereka segera lari mendekat. Tapi, apa yang mereka lihat, domba-domba sedang merumput dengan tenang. Gembala pun sedang tertawa-tawa. Sekarang petani marah. "Dasar gembala kurang kerjaan!" kata seorang dari mereka. Mereka pun pergi sambil menggerutu.

Beberapa waktu berlalu, sekarang para petani sedang sibuk menanami sawah dengan tanaman padi yang baru. Tiba-tiba terdengar jeritan, "Tolong! Tolong, Dombaku dibawa lari! Serigala!"

Para petani berbicara satu sama lain, "Gembala itu berulah lagi."
"Bagaimana kalau benar ada serigala?"
"Dulu dia bohong kepada kita, biarkan saja."
"Benar, kalau dombanya benar-benar diserang serigala, biar ditanggungnya sendiri."

Tak lama kemudian, para petani berjalan pulang. Mereka melalui padang rumput. Di sana sang gembala sedang menangis. Sekelompok serigala datang menyerang, melarikan beberapa domba. Tapi tak seorang pun datang menolongnya.

Ya, sekali kamu berbohong, temanmu tidak akan mempercayaimu lagi, walaupun kamu mengatakan hal yang sebenarnya. Jangan berbohong ya.

--- Tamat ---
 
Pesan Moral Dongeng Anak Gembala
Kumpulan Dongeng Terlengkap

Setiap cerita pasti tersimpan pesan yang bisa diambil hikmah dan dipelajari. Begitu juga dengan dongeng di atas. Dari jalan ceritanya, dongeng anak gembala tersebut mengajarkan kita untuk tidak suka berbohong. Dari kejadian yang dialami oleh sang penggembala kambing di atas jelas sekali bahwa berbohong akan menghilangkan kepercayaan orang lain kepada kita.

Bukan hanya itu, berbohong juga merupakan sifat tidak terpuji yang harus dihindari karena akan mengganggu dan bahkan bisa merugikan orang lain yang dibohongi. Siapapun tidak akan suka dibohongi, begitu juga dengan kita, benar bukan? 

Tidak dipercaya, tidak disukai, banyak yang akan merugikan jika kita berbohong. Contoh lainnya, coba lihat apa yang terjadi pada kambing-kambing yang digembalakan anak tersebut. Akhirnya sang penggembala tersebut harus mengalami masalah dan kerugian karena beberapa kambingnya telah dibawa srigala. Saat itu tidak ada orang yang mau menolongnya, sungguh kasihan bukan?

Itulah sebabnya kita harus menjauhkan diri dari berbohong. Jangan pernah berbohong karena berbohong akan merugikan diri kita sendiri dan orang lain. Bahkan bisa lebih parah, bahkan ada pepatah bahwa untuk menutupi sebuah kebohongan maka seorang pembohong harus melakukan seribu kebohongan. Kalau satu kali berbohong saja sudah sial dan rugi bagaimana dengan seribu? Demikianlah sedikit pesan dari dongeng tentang anak gembala kali ini. Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.

0 comments "Dongeng tentang Anak Gembala", Baca atau Masukkan Komentar

Post a Comment